Banyak yang percaya kalau umur 25 tahun adalah umur kesuksesan. Di umur 25 tahun, kita seakan tertekan. Padahal, setiap orang punya jalannya masing-masing dan waktunya masing-masing.
Nggak semua bisa disamakan dan nggak setiap orang punya kemampuan yang sama. Misalnya saja kamu berpikir begini:
Daftar isi
1. Pekerjaan Masih Belum Mapan
Kalau kamu merasa usahamu udah maksimal tapi pekerjaanmu masih mentok di situ-situ saja, syukurilah! Barangkali waktumu untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik belum tiba. Sabar, karena semua akan indah pada waktu-Nya.
Tapi, kalau kamu sendiri nggak ada usahanya, ya jangan heran kalau posisimu belum berpindah. Naikkan usahamu dari sekarang!
2. Masih Belum Punya Aset
Sabar, setiap orang punya titik start yang berbeda dan race-nya juga beda-beda. Yang terpenting, kamu punya rencana yang konkret dan matang untuk tujuanmu di depan.
Entah itu untuk beli rumah, mobil, atau untuk investasi.
3. Masih Tinggal Sama Orang Tua
Ya, apa salahnya? Selama orang tuamu nggak keberatan, jangan jadikan ini beban.
Kamu justru bisa sedikit “memanfaatkan” keadaan untuk menabung penghasilanmu supaya nanti kamu benar-benar mantap untuk hidup mandiri.
4. Masih Belum Mewujudkan Cita-Cita
Halo? Kamu ini masih muda, lho! Nggak semua orang bisa langsung mewujudkan cita-citanya dengan sekali dayung.
Kamu harus lebih dulu merasakan jatuh-bangunnya mengejar impian dan sulitnya merealisasikan keinginan, supaya nantinya kamu bisa benar-benar mensyukuri apa yang kamu dapatkan.
5. Masih Belum Menikah
Di zaman sekarang, sudah banyak orang yang tak pusing melajang untuk benar-benar fokus mengejar impian. Jadi, kalau sekarang kamu belum menemukan orang yang benar-benar tepat untuk kamu jadikan pasangan atau kamu masih banyak pertimbangan untuk menuju pelaminan, ya nggak apa-apa!
Menikahlah ketika kamu siap. bukan untuk berlomba atau pamer ke orang-orang.
Hidup ini bukan lapangan lari dimana kamu harus berlomba-lomba untuk mencapai titik finish. Hidupmu milikmu, beratnya perjuanganmu hanya kamu yang tahu. Syukurilah apa yang kamu punya sampai saat ini, dan jangan lupa bahagia dengan caramu.
Jadi mulai sekarang, alih-alih melihat pencapaian tetangga, lebih baik kita fokus mengejar apa yang belum kita dapatkan sampai dengan usia kita yang ke 25 ini. Sepakat?