Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukum

Merasa Profesinya Dihina, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Minta Kapolri Mundur

31
×

Merasa Profesinya Dihina, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Minta Kapolri Mundur

Sebarkan artikel ini
Tiga tersangka tragedi susur sungai Sempor dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolres Sleman, Selasa (25/2/2020).
Example 468x60

detakhukum.id, Jakarta – Peristiwa pemotongan rambut hingga botak terhadap guru-guru SMP 1 Turi yang diduga lalai dalam menjalankan tugas, sehingga kegiatan yang didampinginya merenggut nyawa anak-anak didiknya disebut penghinaan terhadap profesi guru.

Ikatan Guru Indonesia (IGI) menuntut Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk memberikan hukuman yang berat kepada oknum polisi yang disebut telah menghina guru. akibat memotong rambut guru yang menjadi tersangka hingga botak.

Example 300x600

Apabila Kapolri tidak memberikan hukuman tersebut, IGI menuntut Kapolri untuk mengundurkan diri dari jabatannya. dikarenakan penghinaan terhadap profesi guru tak boleh dibiarkan begitu saja.

Baca juga:  KPK Tahan 11 Anggota DPRD Sumut Tersangka Kasus Suap

Adapun sang guru berstatus terduga melakukan kelalaian sehingga mengakibatkan hilangnya nyawa siswa SMP 1 Turi.

Peristiwa susur sungai yang telah merenggut nyawa siswa SMP 1 Turi tentu saja menjadi persoalan yang serius. Meskipun diyakini tidak ada sedikitpun unsur kesengajaan dari pihak guru pendamping dalam menjalankan tugasnya untuk secara sengaja mencelakai siswanya apalagi hingga membunuh siswanya.

Baca juga:  Mahkamah Agung (MA) Tetap Tahan Romahurmuziy

Harus diakui ada kekeliruan dan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa tetapi juga diyakini bahwa tidak ada unsur kesengajaan oleh guru tersebut untuk menghilangkan nyawa anak didiknya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *